google analitic

Script Google Adsense

Indera Pendengaran pada Manusia



Mendengar adalah sesuatu yang mudah dilakukan bagi manusia normal, tapi menyimak adalah hal lain. To hear is easy, but to listen is totally different dimension. Oke .. lupakan hal filosofis. Mendengar, secara teknis, adalah kemampuan untuk mendeteksi vibrasi mekanis/getaran yang disebut suara. Dalam situasi normal, getaran dapat mencapai indera pendengaran manusia, yaitu telinga, melalui udara. Karena itulah getaran hati tidak dapat didengar oleh telinga, karena ia bergetar melalui tatapan mata penuh kasih sayang, dan hanya ditangkap oleh hati yang peka.

Ketika kita mendengar, ada objek atau benda yang bergetar, misalnya senar gitar atau biola yang bergetar ketika dipetik, dan membran bedug atau drum yang bergetar saat dipukul.

Musik, pembicaraan, kicau burung dan beragam suara di lingkungan sekitar dapat kita dengar karena adanya fonoreseptor. Fonoreseptor berupa sel-sel rambut, adalah reseptor penerima bunyi atau suara yang ada di organ telinga, yang akan menghantarkan impuls suara ke otak. Sebelum mencapai sel-sel rambut ini, gelombang suara/bunyi akan diubah oleh beberapa struktur yang ada di telinga.

Mekanisme Proses Mendengar pada Manusia



Proses mendengar pada manusia terjadi melalui beberapa tahap. Tahapan tersebut diawali dari lubang telinga yang menerima gelombang dari sumber suara/bunyi. Gelombang suara atau bunyi yang masuk ke dalam lubang telinga akan menggetarkan gendang telinga (membran timpani). Getaran membran timpani ini kemudian ditransmisikan melintasi telinga tengah melalui tiga tulang kecil, yang terdiri atas tulang martil, landasan, dan sanggurdi.

Telinga tengah ini dihubungkan ke faring oleh tabung eustachius. Getaran dari tulang sanggurdi ditransmisikan ke telinga dalam, melalui membran jendela oval menuju ke koklea. Koklea merupakan suatu tabung berisi cairan limfa, yang bergulung seperti rumah siput.

Getaran dari jendela oval ini kemudian ditransmisikan ke dalam cairan limfa dalam ruangan koklea. Di bagian dalam ruangan koklea terdapat organ korti. Organ korti ini berisi cairan sel-sel rambut yang sangat peka. Inilah reseptor getaran yang sebenarnya. Sel-sel rambut ini akan bergerak tatkala ada getaran di dalam koklea, sehingga menstimulasi getaran yang diteruskan oleh saraf auditori ke otak.

Secara skematis proses mendengar dapat dilihat pada bagan berikut ini.


Bagian-Bagian Telinga



Telinga manusia terbagi menjadi tiga bagian; yaitu telinga luar, yang juga berfungsi untuk dijewer itu; telinga tengah, dan telinga dalam.

Bunyi yang terdengar oleh telinga kita memerlukan medium. Bunyi memerlukan medium untuk merambat. Telinga luar dan telinga tengah terisi oleh udara dan rongga telinga dalam terisi oleh cairan limfa sebagai medium bunyi.

Bagian-bagian penyusun telinga dan fungsinya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.




No comments:

Post a Comment