google analitic

Script Google Adsense

Rumus Efisiensi Transformator Tidak Ideal



Rumus Efisiensi Transformator Tidak Ideal adalah rumus yang digunakan untuk menghitung berapa persen energi listirk yang berkurang dari kumparan primer ke kumparan sekunder

Karena pada kehidupan nyata, kondisi trafo tidak pernah ideal. Pada saat trafo digunakan, selalu timbul energi kalor.

Hal ini membuat energi listrik yang masuk pada kumparan primer selalu lebih besar daripada energi yang keluar pada kumparan sekunder.

Akibatnya, daya sekunder selalu lebih kecil daripada daripada daya primer

Berapa banyak energi listrik yang berkurang?

Dapat dihitung dengan menggunakan rumus efisiensi trafo tidak ideal. Cara menghitunganya adalah dengan membandingkan daya sekunder dengan daya primer.

Efisiensi trafo dinyatakan dengan η . Rumus yang digunakan untuk menghitung efesiensi trafo, tergantung dari data yang diketahui. ada 4 rumus yang bisa digunakan untuk menghitung efisiensi trafo

RUMUS PERTAMA



dimana : 

η = efisiensi trafo
Wp = Energi Listrik pada kumparan primer
Ws = Energi Listrik pada kumparan sekunder

RUMUS KEDUA




dimana : 

η = efisiensi trafo
Pp  = Energi Listrik pada kumparan primer
Ps  = Energi Listrik pada kumparan sekunder

RUMUS KETIGA




dimana :

η = efisiensi trafo
Vp = tegangan primer (tegangan input = Vi ) dengan satuan volt (V)
Vs = tegangan sekunder (tegangan output = Vo) dengan satuan volt (V)
Ip  = kuat arus primer (kuat arus input = Ii) dengan satuan ampere (A)
Is  = kuat arus sekunder (kuat arus output = Io ) dengan satuan ampere (A)

RUMUS KEEMPAT



dimana :

η = efisiensi trafo
Np = jumlah lilitan primer
Ns = jumlah lilitan sekunder
Ip  = kuat arus primer (kuat arus input = Ii) dengan satuan ampere (A)
Is  = kuat arus sekunder (kuat arus output = Io ) dengan satuan ampere (A)

CONTOH SOAL


Soal ke-1

Sebuah trafo arus primer dan sekundernya masing-masing 0,8 A dan 0,5 A. Jika jumlah lilitan Primer dan sekunder masingmasing 100 dan 800, berapakah efisiensi trafo?

Diketahui: 
Ip = 0,8 A
Np = 1.000
Is = 0,5 A
Ns = 800

Ditanya:
η = ... ?

Jawab:

η = (Ns x Is) / (Np x Ip) x 100%

η = (800 x 0.5) / (1.000 x 0.8) x 100%

η = 400 / 800 x 100%

η = 0.5 x 100% = 50%

Jadi, efisiensi trafo sebesar 50%


Soal ke-2

Efisiensi sebuah trafo 60%. Jika energi listrik yang dikeluarkan 300 J, berapakah energi listrik yang masuk trafo?

Diketahui:
η = 60%
Ws = 300 J

Ditanya:
Wp = ... ?

Jawab: 
η = Ws / Wp x 100%

60% = 300 / Wp x 100%

60%  / 100 % = 300 / Wp

0.6 = 300 / Wp

0.6 Wp = 300

Wp = 300 / 0.6 = 500 J

Jadi, energi yang masuk trafo sebesar 500 J.




1 comment: