google analitic

Script Google Adsense

Mengenal Tata Surya




Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusat tata surya, serta planet- planet, komet, meteoroid, dan asteroid yang bergerak mengelilingi matahari.
Planet-planet di dalam tata surya ini bergerak mengelilingi matahari. Tetapi lintasan/orbit planet ini tidak berbentuk melingkar, melainkan berbentuk oval atau elips. Johannes Kepler lah yang menemukan hal ini. Ia adalah seorang ahli matematika dari Jerman yang mulai mempelajari orbit planet- planet sekitar tahun 1600 Masehi.

Kepler juga menemukan bahwa letak matahari tidak di pusat orbit, tetapi sedikit offside. Selain itu Kepler juga menemukan bahwa planet bergerak dengan kecepatan yang berbeda dalam orbitnya di sekitar matahari.

Berikut adalah kecepatan planet-planet saat mengelilingi matahari.


Planet yang letaknya dekat dengan matahari bergerak lebih cepat daripada planet yang jauh dari matahari. Bidang edar adalah bidang edar planet-planet mengelilingi matahari, sedangkan bidang ekliptika adalah bidang edar bumi mengelilingi matahari.

Susunan tata surya kita terdiri atas matahari sebagai pusatnya, planet-planet, komet, meteoroid, dan asteroid.

Matahari 


Lapisan-lapisan matahari

Matahari sejatinya adalah bintang. Ia berupa bola gas panas dan bercahaya yang menjadi pusat sistem tata surya. Matahari memiliki empat lapisan, yaitu: inti matahari, fotosfer, kromosfer, dan korona.

Inti matahari


Suhu pada inti matahari adalah sekitar 15 juta derajat Celcius. Suhu ini cukup untuk mempertahankan fusi termonuklir yang berfungsi sebagai sumber energi matahari. Energi dari inti matahari akan diradiasikan ke lapisan luar matahari dan kemudian sampailah ke ruang angkasa.

Fotosfer


Fotosfer memiliki ketebalan sekitar 300 km, suhu fotosfer sekitar 6.000 Kelvin. Melalui fotosfer inilah sebagian besar radiasi matahari keluar dan terdeteksi sebagai sinar matahari yang kita amati dan nikmati di bumi. Di dalam fotosfer terdapat bintik matahari. Bintik matahari adalah daerah dengan medan magnet yang kuat dan dingin serta lebih gelap dari wilayah sekitarnya.

Kromosfer


Kromosfer, ketebalannya sekitar 2.000 km, memiliki suhu sekitar 4.500 Kelvin. Kromosfer ini akan terlihat seperti gelang merah yang mengelilingi bulan pada waktu terjadi gerhana matahari total.


Korona 


Korona adalah lapisan terluar matahari, ketebalannya sekitar 700 ribu km, dengan suhu sekitar 1 juta Kelvin. Korona memiliki warna keabu-abuan yang dihasilkan dari ionisasi atom, yang terjadi karena suhu yang sangat tinggi. Pada saat terjadi gerhana matahari total, korona terlihat seperti mahkota dengan warna keabu-abuan yang mengelilingi bulan .

Di antara inti matahari dan fotosfer terdapat daerah radiasi dan daerah konveksi. Disebut demikian karena di daerah tersebut energi berpindah secara radiasi dan konveksi.

Planet-Planet




Planet adalah benda langit yang tidak dapat memancarkan cahayanya sendiri, melainkan hanya memantulkan cahaya yang diterimanya dari bintang, dalam hal ini adalah matahari.

Planet-planet dalam tata surya dapat dikelompokkan berdasarkan massanya, serta berdasarkan jaraknya ke matahari. Berdasarkan massanya, planet-planet dikelompokkan menjadi planet bermassa besar (planet superior) dan planet bermassa kecil (inferior planet). 

Sedangkan berdasarkan jaraknya ke matahari, planet dapat dikelompokkan atas dua kelompok planet, yaitu planet dalam (planet interior) dan planet luar (planet eksterior).

Komet



Kata "komet" secara etimologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu Kometes yang artinya berambut panjang. Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan orbit/lintasan yang sangat lonjong. Komet tersusun atas debu, partikel batu yang bercampur dengan es, metana, serta amonia.

Bagian-bagian komet adalah sebagai berikut.
  1. Inti komet, yaitu bagian komet yang berukuran kecil, dan padat. Inti komet tersusun dari debu dan gas. 
  2. Koma, yaitu daerah di sekitar inti yang menyerupai kabut. 
  3. Ekor komet, yaitu bagian dari komet yang berukuran panjang. Arah ekor komet ini selalu menjauhi matahari, disebabkan adanya dorongan yang berasal dari radiasi matahari.

Meteoroid 



Meteoroid  adalah potongan batu, yang mengandung unsur logam, yang bergerak di luar angkasa.

Meteoroid ini mengelilingi matahari dengan orbit/lintasan tertentu dan kecepatan yang bervariasi. Meteoroid tercepat bergerak mengelilingi matahari di sekitar 42 km/detik.

Meteoroid ini bisa jatuh ke bumi karena tertarik oleh gravitasi bumi. Tetapi sebelum sampai di bumi, meteoroid akan bergesekan dengan atmosfer bumi. Gesekan ini akan menghasilkan panas dan membakar meteoroid tersebut.

Pernahkah kamu melihat bintang jatuh? Bintang jatuh sejatinya adalah meteor, yaitu meteoroid yang habis terbakar oleh atmosfer bumi, sedangkan meteorit adalah meteoroid yang tidak habis terbakar oleh atmosfer bumi dan jatuh ke bumi.

Asteroid 



Asteroid adalah potongan-potongan batu yang materi penyusunnya mirip dengan materi penyusun planet. Sebagian besar asteroid terletak di daerah antara orbit planet Mars dan Jupiter yang disebut sabuk asteroid.






No comments:

Post a Comment