google analitic

Script Google Adsense

Showing posts with label Kelas 9. Show all posts
Showing posts with label Kelas 9. Show all posts

Rumus Kuat Arus Rangkaian Paralel



Sumber tegangan pada umumnya mempunyai hambatan yang disebut hambatan dalam, dinyatakan dalam r. Contohnya sebuah lampu senter, tiap-tiap baterai yang berfungsi sebagai sumber tegangan, mempunyai hambatan dalam. Sementara hambatan luar antara lain terdapat pada jaringan kabel-kabel dan lampu.

Rumus Kuat Arus Rangkaian Seri



Sumber tegangan pada umumnya mempunyai hambatan yang disebut hambatan dalam, dinyatakan dalam r. Sebuah lampu senter, pada tiap-tiap baterai yang berfungsi sebagai sumber tegangan, mempunyai hambatan dalam.

Sementara hambatan luar antara lain terdapat pada jaringan kabel-kabel dan lampu.

Rumus Arus Listrik pada Rangkaian Seri dan Paralel



Sumber tegangan pada umumnya mempunyai hambatan yang disebut hambatan dalam, dinyatakan dalam r. Contohnya sebuah lampu senter, tiap-tiap baterai yang berfungsi sebagai sumber tegangan, mempunyai hambatan dalam. Sementara hambatan luar antara lain terdapat pada jaringan kabel-kabel dan lampu.

Rumus Menghitung Hambatan Seri Listrik


Dimana :
Rs = total jumlah hambatan seri
R1 = Hambatan ke-1
R2 = Hambatan ke-2
R3 = Hambatan ke-3
Rn = Hambatan ke-n

Cara Membuat Daftar Pustaka



Dalam menyusun suatu karya ilmiah, pendapat yang kita kemukakan haruslah didukung oleh sumber-sumber tepercaya. Sumber tepercaya itu bisa berasal dari penelitian yang kita lakukan, maupun penelitian yang dilakukan pihak lain.

Sumber penelitian dari pihak lain itu kita cantumkan di dalam daftar pustaka. Nah, kali ini kita akan membahas cara penulisan daftar pustaka dari buku, jurnal, majalah, koran, dan internet.

Rumus Hukum I Kirchoff


atau



dimana :
Q = besar muatan listrik, satuannya coulomb (C)
I   = besar kuat arus, satuannya ampere (A)

Rumus Hambatan Dalam Kawat


Dimana :
R = hambatan kawat satuan ohm ( Ω )
ρ = hambatan jenis kawat satuan ohm meter ( Ω .m)
l = panjang kawat satuan meter (m)
A = luas penampang kawat satuan meter kuadrat (m2)

Rumus Hukum Ohm


Dimana :
R  = hambatan listrik satuan ohm ( Ω )
V  = tegangan listrik satuan volt (V)
I   = kuat arus listrik satuan ampere (A)

Rumus Arus Listrik


Dimana :
I   = besar kuat arus, satuannya ampere (A)
Q = besar muatan listrik, satuannya coulomb (C)
t   = waktu tempuh, satuannya sekon (s)

Resensi Buku


Berapa banyak buku yang kamu miliki di rumah? Selain buku pelajaran ya. Bagaimana kamu bisa tertarik dengan sebuah buku dan memutuskan untuk membelinya? Dari teman? Membaca sampul belakangnya saat berada di toko buku? Atau dari resensi buku?

Kata resensi berasal dari bahasa Belanda resentie, dan bahasa Latin recensio, recensere dan juga revidere yang artinya mengulas kembali. Resensi tidak hanya berlaku pada buku, fiksi maupun nonfiksi. Selain resensi buku, juga ada resensi film, cerpen, dan drama.

Mengenal Alur Cerita dalam Novel


Pernahkah kalian melihat "Memento"? Film yang dibintangi oleh Guy Pearce dan disutradarai oleh Christopher Nolan ini mungkin membuat kalian bingung. Bagaimana tidak, alur ceritanya tidak linear seperti film-film pada umumnya. Begitu pula "Pulp Fiction" yang disutradarai oleh Quentin Tarantino. Meski tidak serumit "Memento", tetapi tetap saja membuat kita harus mencerna terlebih dahulu sebelum menikmatinya.

Nah, kali ini kita akan mempelajari tentang alur cerita. Tetapi bukan alur cerita pada film, melainkan pada karya sastra.

Rumus Hukum Coulomb


dimana :
Fc = gaya tolak-menolak atau gaya tarik-menarik dalam satuan newton (N)
Q1 = besar muatan pertama dalam satuan coulomb (C)
Q2 = besar muatan kedua dalam satuan coulomb (C)
r = jarak antara dua benda bermuatan dalam satuan meter (m)
k = konstanta pembanding besarnya 9 × 109 Nm2/C2

Syair, Puisi Lama Indonesia


Kita sebelumnya sudah belajar tentang pantun. Pantun, seperti yang kita ketahui, adalah salah satu bentuk puisi lama yang berasal dari Indonesia. Nah, kali ini kita juga akan mempelajari satu lagi puisi lama dari Indonesia, yaitu syair.

Rumus Daya Listrik


dimana :
P = daya listrik satuannya watt (W)
W= besar energi listrik (joule)
t = selang waktu (sekon)

Rumus Energi Listrik



dimana :

W= besar energi listrik (joule)
V = besar tegangan listrik (volt)
I = besar kuat arus listrik (ampere)
t = selang waktu (sekon)

Rumus Gaya Lorentz




Dimana :

F = gaya Lorentz satuan newton (N)
B = kuat medan magnet satuan tesla (T).
l = panjang kawat satuan meter (m)
I = kuat arus listrik satuan ampere (A)

Rumus Efisiensi Transformator Tidak Ideal



Rumus Efisiensi Transformator Tidak Ideal adalah rumus yang digunakan untuk menghitung berapa persen energi listirk yang berkurang dari kumparan primer ke kumparan sekunder

Karena pada kehidupan nyata, kondisi trafo tidak pernah ideal. Pada saat trafo digunakan, selalu timbul energi kalor.

Hal ini membuat energi listrik yang masuk pada kumparan primer selalu lebih besar daripada energi yang keluar pada kumparan sekunder.

Akibatnya, daya sekunder selalu lebih kecil daripada daripada daya primer

Berapa banyak energi listrik yang berkurang?

Rumus Trafo Ideal
(transformator ideal)



Trafo dikatakan ideal jika tidak ada energi yang hilang menjadi kalor. Hal ini dapat disebabkan jika jumlah energi yang masuk pada kumparan primer sama dengan jumlah energi yang keluar pada kumparan sekunder.

Definisi Majas dan Contoh-Contoh Majas



Majas adalah gaya bahasa untuk menyampaikan sesuatu yang melewati batas maknanya, untuk membuat suatu kalimat lebih berwarna dan lebih indah. Kita seringkali menggunakannya, bahkan mungkin tanpa menyadarinya bahwa kata yang kita gunakan itu adalah sebuah majas.

Misalnya saja, saat kamu menerima tamu dan mempersilakan mereka makan, mungkin ibumu akan berkata begini, "Silakan makan seadanya, ndak ada apa-apa ini", padahal makanan di meja makan berlimpah. Ini juga salah satu bentuk majas

Mempelajari Komponen-Komponen Penyusun Tanah



Tanah merupakan bagian permukaan bumi tempat tumbuhnya berbagai jenis tumbuhan serta tempat hidupnya berbagai jenis hewan dan milyaran mikroorganisme. Tanah terdiri atas banyak komponen yaitu batuan, udara, humus, air, mineral, dan komponen organik.