google analitic

Script Google Adsense

Showing posts with label kalor. Show all posts
Showing posts with label kalor. Show all posts

Pengertian Konduksi, Konveksi, dan Radiasi



Pernahkah kamu heran, mengapa knalpot motor bisa panas saat mesin motor dihidupkan? Padahal knalpot kan tidak menghasilkan panas? Atau jangan-jangan kamu tidak pernah merenungkannya?
Kenapa pula saat membuat nasi goreng, baiknya kita tak memegang pegangan wajan dengan tangan telanjang? Padahal wajan tidak menghasilkan panas? Baiklah, renungkan segala sesuatu mulai dari sekarang.

Tapi kamu tak perlu heran lagi, karena kalor bisa berpindah melalui tiga macam cara, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi. Apa pula ini? Simak penjelasan berikut.

Kalor dan Perubahan Suhu Benda



Secara umum, suhu suatu benda akan naik jika benda tersebut mendapatkan kalor. Sebaliknya, suhu benda akan turun jika kalor dilepaskan dari benda tersebut. Air panas jika dibiarkan, maka lama-kelamaan akan air tersebut akan mendingin mendekati suhu ruang. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian kalor dilepaskan air panas ke lingkungan.

Telah kamu ketahui pula dari artikel sebelumnya bahwa kenaikan suhu oleh kalor dipengaruhi massa benda. Untuk menaikkan suhu yang sama, air dengan massa 200 g memerlukan kalor yang lebih besar daripada air dengan massa 100 g. Gampangnya gini ... untuk memanaskan sampai suhu 70 derajat Celcius, air satu gayung memerlukan kalor lebih sedikit dibandingkan dengan air satu kolam.

Pengertian Kalor



Suhu menyatakan tingkat panas suatu benda. Suatu benda sudah memiliki tingkat panas tertentu karena di dalam benda tersebut terkandung energi panas. Segelas air dan segayung air yang bersuhu sama memiliki energi panas yang berbeda. Untuk menaikkan suhu 200 g air, harus memerlukan energi panas yang lebih besar daripada menaikkan suhu 100 g air. Pada suhu yang sama, benda/zat yang massanya lebih besar memiliki energi panas yang lebih besar pula.

Itulah yang dinamakan kalor. Kalor adalah energi panas yang berpindah dari zat/benda yang bersuhu lebih tinggi ke zat/benda yang bersuhu lebih rendah.